Sebenarnya Bagaimana Kriteria Makanan dan Minuman yang Halal? Begini Penjelasannya

Terakhir diperbarui :

Diterbitkan oleh : Edi Cahyanto

Bagi umat Islam, tidak diperbolehkan sembarangan dalam memilih makanan atau minuman. Pastikan mengetahui sebenarnya bagaimana kriteria makanan dan minuman yang halal. Dengan begitu nutrisi yang terserap dalam tubuh benar-benar terjamin kehalalannya. 

Penasaran dengan Bagaimana Kriteria Makanan dan Minuman yang Halal? Simak penjelasannya!

Selain minum, manusia memerlukan asupan makanan untuk bertahan hidup. Membahas mengenai makanan, syariat Islam tidak memperbolehkan pengikutnya mengonsumsi sembarangan makanan dengan landasan asalkan enak. 

Agar hidup lebih berkah, sebaiknya hanya mengonsumsi makanan halal saja. Ada beberapa kriteria makanan halal seperti yang telah dijelaskan dalam QS. Al-A’raf Ayat 157. Begini bunyinya:

اَلَّذِيْنَ يَتَّبِعُوْنَ الرَّسُوْلَ النَّبِيَّ الْاُمِّيَّ الَّذِيْ يَجِدُوْنَهٗ مَكْتُوْبًا عِنْدَهُمْ فِى التَّوْرٰىةِ وَالْاِنْجِيْلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهٰىهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبٰتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبٰۤىِٕثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ اِصْرَهُمْ وَالْاَغْلٰلَ الَّتِيْ كَانَتْ عَلَيْهِمْۗ فَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِهٖ وَعَزَّرُوْهُ وَنَصَرُوْهُ وَاتَّبَعُوا النُّوْرَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ مَعَهٗٓ ۙاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ ࣖ

Terjemah:

“(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang beruntung.”

Dari pengertian ayat yang telah disampaikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa kriteria makanan dan minuman halal dilihat dari baik dan buruknya. Maksudnya adalah efek kedepannya pada tubuh apakah mengganggu kesehatan atau tidak. 

Penjelasan lebih lanjutnya, makanan atau minuman halal dikonsumsi jika memenuhi beberapa syarat berikut:

  • Halal zatnya (Lidzatihi)
  • Halal cara memperolehnya (Lighairihi)
  • Baik, bergizi, tidak menyebabkan penyakit atau mudharat bagi tubuh (Thayyiban)

Berdasarkan penjelasan yang sudah diberikan, patut dijadikan patokan jika akan mengkonsumsi sesuatu. Obat-obatan terlarang bisa diharamkan karena memberikan mudharat bagi pengonsumsinya. Tidak disarankan untuk memilih produk secara sembarangan tanpa membaca komposisinya. 

Mudahnya, di Indonesia produk-produk baik makanan, minuman, ataupun benda pakai seperti halnya makeup sebelum diedarkan di pasaran harus mengantongi sertifikat halal. 

Sertifikat tersebut sebagai bukti bahwa makanan tersebut benar-benar halal dari berbagai kriteria baik zatnya, cara memperoleh, dan pengaruhnya pada tubuh. Akan tetapi perlu diingat, kamu tetap perlu memperhatikan berada kadar konsumsi suatu zat agar tidak sampai memunculkan pengaruh buruk untuk tubuh. 

Itulah penjelasan mengenai  bagaimana kriteria makanan dan minuman yang halal. Setelah mengetahui informasi tersebut, pastikan lebih berhati-hati lagi saat mengonsumsi makanan atau minuman terutama ketika berwisata ke negara dengan mayoritas masyarakatnya non muslim. 

Cek Halal Logo Besar

Penulis Edi Cahyanto

Bio : Edi merupakan konsultan sistem jaminan halal yang telah mendampingi berbagai UMKM dalam proses sertifikasi. Ia mendalami hukum Islam terkait pangan dan memahami teknis pemeriksaan titik kritis haram pada rantai pasok produk. Melalui tulisan-tulisannya, Edi membantu pembaca cekhalal.id memahami mengapa sebuah produk layak mendapatkan predikat halal secara syar'i.